"Assalamu'alaikum,Welcome to my blog dear friends"

Pages

Wednesday, November 14, 2012

Ketika Ajal Menjemput

Ketika Ajal Menjemput
Laaila ha illallah , semoga kalimat tersebutlah yang terakhir kita ucapkan menjelang ajal tiba. Sungguh Maha Besar Engkau Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Menghidupkan dan Maha Mematikan. Kapan pun keputusan-Mu tiba tak ada seorang pun yang bisa menolaknya.
Kematian itu datang tanpa diduga-duga kapan waktu dan tempatnya. Kami pun baru saja berduka akan kehilangan keponakanku tercinta Muhammad Ammar Nasihin bin Ahmad Nasihin (12 tahun). Subhanallah, lahawla wala quwata ila billah, hanya Allah lah yang berkehendak. Sebagai manusia kita tidak ada daya upaya melainkan karena kuasa Allah SWT.

Ketika Ajal Menjemput 
Sungguh keluarga yang ditinggalkan sangat merasa bersedih dan kehilangan, apabila ajal telah menjumpai orang-orang yang kita sayangi. Apa pun yang dilakukan tak kan mampu membawanya kembali bersama di dunia ini. Bahkan pada saatnya nanti kita pun akan menyusul pula menghadap Allah SWT. Inna lillahi wa inna ilaihi ra'jiun (QS. Al-Baqarah : 156)

Ketika Ajal Menjemput  
Apakah kita  siap menghadapi saat-saat malaikat maut datang menjemput? Apakah kita siap menghadapi dahsyatnya sakaratul maut?

Ketika Ajal Menjemput 
Apakah kita siap menghadapi himpitan kubur? Apakah kita siap menjawab pertanyaan malaikat di alam kubur?

Ketika Ajal Menjemput 
Apakah amal baik kita yang akan menemani  di alam kubur ataukah dosa kita yang akan menemani kita hingga hari kiamat tiba?
Hal-hal tersebut sangat menakutkan, tapi Allah Maha Penyiksa sekaligus Maha Pengampun. Maka masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri kita dan meminta ampunan Allah sebelum ajal tiba.
Berlaku baiklah terhadap orang-orang di sekitar kita terutama terhadap orang-orang yang kita cintai karena kita tidak mengetahui kapan ajal akan datang menjemput.


Ketika Ajal Menjemput 
Yang melegakan bagi kami adalah Ammar meninggalkan kami dalam fi sabilillah. Ia meninggal sedang dalam menuntut ilmu agama di Pesantren Modern Gontor Darussalam. Ia dengan patuh menurut kepada kehendak kedua orangtuanya agar menuntut ilmu agama di Gontor walaupun tempatnya jauh dari Palembang. Uminya sempat bertanya, "Ammar mau ikut jalan ke surga atau ke neraka?" Dan ternyata Ammar lebih memilih jalan ke surga-nya Allah SWT.

Ia sempat disholatkan oleh ribuan santri dan pengajar di Gontor, lalu disholatkan pula oleh keluarga dan tetangga di Palembang. Sungguh suatu kematian yang membuat kita merenung, akankah kita pun akan mati dalam khusnul khatimah dan disholatkan oleh ribuan orang soleh?

Ketika Ajal Menjemput  
 Dalam hadist Rasulullah SAW : 

 "Dari Annas bin Malik berkata, telah bersabda Rasulullah saw : "Barangsiapa keluar(pergi) untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah sehingga kembali (HR.Tarmidzi)."

Dalam hadits ini menjelaskan bahwa barangsiapa yang meninggal saat mencari ilmu maka dia akan mendapatkan surganya Allah  karena dinilai sama dengan mati syahid.

Ketika Ajal Menjemput 
Semoga Ammar kami menjadi seperti Ammar bin Yasir sahabat Rasulullah yang dirindukan surga dengan kesabaran dan keteguhannya dalam iman kepada islam, serta ia pun syahid ketika menghadapi kaum pendurhaka.

Ketika Ajal Menjemput 
Jangan bersedih wahai umi, jangan bersedih wahai abi. Panjatkanlah do'a agar kita semua juga diwafatkan dalam keadaan khusnul khatimah (mati dalam keadaan baik) dan termasuk dalam golongan orang-orang yang soleh. Semoga Allah berkenan mengumpulkan kita kembali di surganya kelak, amin ya rabbal 'alamin.


No comments:

Post a Comment